INFO
Anggota Telapak Raih Penghargaan Ramon Magsaysay
Kamis, 26 Juli 2012 03:24   

ruwi_ramonmagsaysay

“Saya dihubungi oleh Presiden Ramon Magsaysay Foundation. Dia bilang bahwa saya terpilih menerima Ramon Magsaysay Award untuk kategori Emergent Leadership. Tentu saja saya kaget dan sama sekali tidak menyangka,” itulah sebagian ungkapan Ambrosius Ruwindrijarto yang biasa dipanggil Ruwi.

“Ambrosius Ruwindrijarto dari Indonesia. Ia dikenal karena upayanya mempromosikan pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat di Indonesia, memimpin investigasi dan mengampanyekan penghentian pembalakan liar, sekaligus menginisiasi ide baru wirausahan sosial serta melibatkan masyarakat lokal sebagai partner kerja,” hal inilah yang diungkapkan oleh Ramon Magsaysay Award Foundation tentang co-founder sekaligus anggota Telapak ini.

 

Beliau akan menerima Ramon Magsaysay Award pada 31 Agustus mendatang di PICC Plenary Hall, Manila, Filipina. Selain Ambrosius Ruwindrijarto, penerima Ramon Magsaysay Award 2012 lainnya adalah: Chen Shu- Chu dari Taiwan; Romulo Davide dari Filipina; Kulandei Francis dari India; Syeda Rizwana Hasan dari Bangladesh; dan Yang Saing Koma dari Kamboja.

Warga negara Indonesia lainnya yang pernah meraih penghargaan serupa antara lain: Mochtar Lubis (1959); Ali Sadikin (1971); Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur (1993); Pramoedya Ananta Toer (1995); Atmakusumah Astraatmadja (2000); Teten Masduki (2005); Ahmad Syafii Maarif (2008); Tri Mumpuni dan Hasanain Juaini (2011).


Tentang Ramon Magsaysay Award

Ramon Magsaysay Award merupakan sebuah penghargaan yang cukup prestisius dan sering disebut-sebut sebagai Nobel Prize-nya Asia. Ramon Magsaysay Award pertama kali dibentuk pada 1957, tahun ketika Filipina kehilangan sosok presiden yang sederhana, humanis dan dicintai rakyatnya dalam sebuah kecelakaan pesawat. Pemerintah Filipina bersama dengan Rockefeller Brothers Fund akhirnya menetapkan penghargaan untuk menghormati dan mengenang sang presiden,Ramon Magsaysay.

Ramon Magsaysay Award Foundation dibentuk pada Mei 1957 dan mulai memberikan penghargaan pertamanya pada 1958 kepada lima individu dari India, Indonesia, Filipina, Taiwan, dan Srilanka. Ramon Magsaysay Award diberikan pada individu-individu –tanpa memandang ras, kewarganegaraan, gender- yang telah mengatasi masalah perkembangan manusia di Asia dengan keberanian dan kreativitas dan berkontribusi pada masyarakat. Terdapat enam kategori yaitu: government service; public service;, community leadership,; journalism, literature and creative communication arts; peace and international understanding; dan emergent leadership. Kategori terakhir, emergent leadership baru dibentuk pada tahun 2000 dan diberikan kepada individu yang berusia tidak lebih dari 40 (empat puluh) tahun yang telah berkarya dan menciptakan perubahan sosial di tingkat komunitas.

 

Ramon Magsaysay Award dan Gerakan Telapak

Telapak tentunya sangat bangga dan turut berbahagia atas penghargaan yang diterima oleh saudara kami, Ambrosius Ruwindrijarto. Sebuah pecut penyemangat agar kami semua tetap konsisten menapaki jalan perubahan menuju kerakyatan dan kelestarian Indonesia.

Di akhir surat elektroniknya, Ruwi menuliskan,”Award ini bukan karena puncak prestasi, tapi karena lembah lemah. Lembah lemah di diri, di Muara Tae, di organisasi-organisasi, di negeri. Tapi, hei, untungnya dan syukurnya, kalau sudah di lembah tidak ada arah lain selain keluar dari lembah, mendaki bukit kecil itu, mendaki gunung besar di belakangnya itu.”

Benar sekali. Masih banyak kerja-kerja yang harus dilakukan bersama, masih banyak kejahatan lingkungan terjadi di bumi nusantara, masih banyak karang-karang rusak, masih banyak pembalakan liar dan eksploitasi tak lestari, masih banyak sungai-sungai tercemar limbah. Tetapi di sisi lain, masih banyak juga hutan-hutan yang bisa dikelola masyarakat secara lestari dan berkelanjutan, masih banyak usaha yang bisa dilakukan untuk memulihkan terumbu karang dan mengembalikan populasi ikan di laut, masih banyak cara agar sungai bisa kembali bersih dan jernih.

Selamat atas Ramon Magsaysay Award yang kau raih, Ambrosius Ruwindrijarto! Semoga penghargaan ini bisa menginspirasi kita semua, tidak hanya Telapak tetapi juga seluruh anak negeri. Mari kita semua bersama-sama berkarya untuk Indonesia!

---

 

Tautan terkait:

Ramon Magsaysay Award Foundation: 2012 Ramon Magsaysay Awardees

Kotahujan.com: Anggota Telapak Bogor Terima Ramon Magsaysay Award

Environmental Investigation Agency: Top Accolade For A Key EIA Forestry Partner in Indonesia

 

 


address

Taman Yasmin Sektor V
Jl. Palem Putri III No.1
Bogor 16143, Jawa Barat, Indonesia
Phone : +62 251 843 1516
Fax : +62 251 843 1514
Email : info@telapak.org


 

 

alliance